Parkir Berbayar di Rumah Sakit dan Puskesmas Disorot Warga

Beritalidik.com ( Slawi )

Praktik parkir berbayar di fasilitas kesehatan milik pemerintah menjadi perhatian warga di Kabupaten Tegal. Sorotan tersebut muncul dalam diskusi warga di WhatsApp Group Sedulur Slawi pada Kamis malam, 18 Desember 2025.

Dalam percakapan tersebut, warga menyinggung keberadaan parkir berbayar di sejumlah rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah yang digunakan masyarakat untuk berobat, kontrol kesehatan, maupun mengurus layanan administrasi kesehatan.

Baca juga :https://beritalidik.com/dorong-pembangunan-hijau-perjakon-minta-proyek-pemerintah-beralih-ke-material-pengganti-kayu/

Salah satu anggota grup, Khalimi, menyampaikan pandangannya terkait fasilitas publik.

“Coba seluruh kantor-kantor dan ruangan publik milik pemerintah jangan ada parkir.
Masa kalah sama indomart/alfamart, semua gratis parkir,” tulisnya.

Komentar tersebut mendapat respons dari anggota lainnya. Juang Kristanto, dengan gaya kelakar, menuliskan,

“Orang pengin sehat, kudu bayar parkir.”

Percakapan itu menggambarkan perhatian warga terhadap akses layanan kesehatan. Warga menilai, fasilitas kesehatan pemerintah merupakan ruang pelayanan publik yang dikunjungi masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk darurat, sehingga biaya parkir menjadi hal yang ikut disorot.

Baca juga :https://beritalidik.com/pgri-cabang-sandubaya-kembali-menunjukkan-kelasnya/

Dalam diskusi tersebut, warga juga membandingkan fasilitas publik milik pemerintah dengan gerai minimarket swasta seperti Indomaret dan Alfamart, yang pada umumnya menyediakan area parkir gratis bagi pengunjung.

Hingga tulisan ini diunggah, belum diperoleh konfirmasi dari pihak rumah sakit maupun dinas kesehatan yang menaungi puskesmas, serta dinas perhubungan terkait kebijakan parkir di fasilitas kesehatan tersebut. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *