Pengadaan Barang Dan Jasa Di Desa

Views: 55
Iklan Pihak Ketiga
CopyAMP code
Waktu Baca1 Menit

Beritalidik.com ( Opini )

Pengadaan barang/jasa di desa perlu mendapatkan perhatian serta harus diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia yang handal dengan kemampuan memahami aturan pengadaan barang / jasa ( PBJ ) di desa.

Hal tersebut diatas, diperlukan agar setiap PBJ di desa tidak menimbulkan permasalahan dengan hukum, Pemerintah Kabupaten Tegal, beberapa kali membuat regulasi terkait hal ini, yang terbaru adalah Peraturan Bupati Tegal No.12 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa di Desa.

Baca Juga : https://beritalidik.com/program-bantuan-langsung-tunai-dana-desa-2023-untuk-penanganan-miskin-ekstrim/

Pengadaan Barang/Jasa di Desa adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa oleh Pemerintah Desa, baik dilakukan melalui swakelola dan/atau penyedia barang/jasa yang kegiatan dan anggarannya bersumber dari APB Desa.

Pengadaan barang/jasa di desa mengutamakan peran serta masyarakat melalui Swakelola dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada di Desa secara gotong-royong dengan melibatkan partisipasi masyarakat dengan tujuan memperluas kesempatan kerja dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Baca Juga : https://beritalidik.com/libur-nataru-pt-kai-operasikan-56-kereta-api-tambahan/

Jika pengadaan barang/jasa di desa tidak dapat dilakukan secara Swakelola maka Pengadaan dapat dilakukan melalui Penyedia baik sebagian maupun seluruhnya.

Menurut Peraturan Bupati Tegal No.12 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa di Desa maksud diberlakukannya peraturan bupati tersebut, untuk memberikan pengaturan bagi Pemerintah Desa dalam melaksanakan pengadaan yang dibiayai dengan dana APB Desa, dengan tujuan agar pengadaan barang dan jasa sesuai dengan tata kelola yang baik dan sesuai prinsip prinsip pengadaan. ( *** ) 

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan