Pasca perayaan Idul Fitri 1447 H, Ketua Persaudaraan Kepala Desa (PKD) Praja Kabupaten Tegal, H. Muhammad Mu’min, S.T, menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kepala desa dalam keterangannya pada Rabu siang, 25 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, ia mengajak seluruh Kepala Desa untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat kebersamaan, meningkatkan integritas, serta memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setelah melewati Ramadan dan merayakan Idul Fitri, saatnya kita kembali dengan semangat baru. Perkuat solidaritas, jaga amanah, dan utamakan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peran Kepala Desa sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, penting bagi seluruh kepala desa untuk terus menjaga kondusivitas wilayah, mempererat komunikasi dengan warga, serta responsif terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Selain itu, H. Muhammad Mu’min juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.
Menurutnya, pasca Idul Fitri harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan sesuai aturan.
“Pengelolaan anggaran desa harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong inovasi dalam pembangunan desa, termasuk penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pemanfaatan potensi lokal, serta peningkatan pelayanan berbasis digital.
Baca juga : https://beritalidik.com/bada-kupat-tradisi-syawalan-sarat-makna-di-tegal-simbol-maaf-dan-kebersamaan/
Menutup keterangannya, ia berharap Persaudaraan Kepala Desa Praja Kabupaten Tegal dapat terus menjadi wadah yang solid dalam memperkuat kolaborasi dan kapasitas para kepala desa.
“Dengan semangat persaudaraan dan komitmen bersama, kita optimistis desa-desa di Kabupaten Tegal akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.(***)






