Tingginya kebutuhan daging kambing di sektor kuliner dimanfaatkan Aurrafa Farm, usaha peternakan di Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal dengan memfokuskan penggemukan kambing siap potong untuk memasok rumah makan sate kambing di wilayah Tegal dan sekitarnya.
Usaha ini dikelola langsung oleh Usman ( 35 )
Usman menegaskan, Aurrafa Farm tidak hanya memelihara ternak, tetapi menyesuaikan kualitas kambing dengan standar kebutuhan rumah makan sate, mulai dari bobot, kesehatan, hingga kualitas daging.
Baca juga : https://beritalidik.com/jalan-rusak-dibiarkan-warga-desa-cempaka-wutung-royong-perbaiki-akses-vital/
Pola ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan mitra usaha sekaligus menjamin kontinuitas pasokan.
“Kami fokus menyiapkan kambing sesuai permintaan rumah makan sate. Targetnya jelas, bobot ideal, sehat, dan siap potong,” ujar Usman, pemilik Aurrafa Farm, Selasa (30/12/2025).
Dalam proses penggemukan, Aurrafa Farm menerapkan manajemen pakan terukur dengan kombinasi hijauan segar dan pakan tambahan bernutrisi.
Sistem kandang dijaga tetap bersih, disertai pemantauan kesehatan ternak secara rutin guna memastikan kualitas kambing tetap stabil hingga masa panen..

Pemasaran kambing dilakukan melalui kemitraan langsung dengan rumah makan sate kambing. Skema ini dinilai lebih efektif karena memangkas rantai distribusi, menjaga kestabilan harga, serta memastikan pasokan ternak tersedia sesuai kebutuhan pasar.
“Dengan kerja sama langsung, rumah makan tidak kesulitan bahan baku, sementara peternak mendapat kepastian pasar. Ini penting agar usaha bisa berkelanjutan,” kata Usman.
Selain menopang sektor kuliner, keberadaan Aura Farm turut menggerakkan ekonomi desa. Aktivitas peternakan melibatkan masyarakat sekitar, mulai dari penyediaan pakan hijauan hingga tenaga perawatan ternak.
Baca juga : https://beritalidik.com/banjir-bandang-sapu-pancuran-13-bravo-mawar-hijau-desak-gakkum-klhk-turun-tangan/
Ke depan, Aurrafa Farm berencana menambah kapasitas kandang dan memperluas jaringan kemitraan dengan rumah makan sate kambing.
Langkah ini dilakukan untuk menjawab permintaan pasar yang terus meningkat sekaligus memperkuat peran peternakan lokal dalam rantai pasok daging kambing. (***)






